Hidayat: Pencapresan JK Bisa Jadi Alternatif Pilpres

JAKARTA – Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nurwahid menyambut baik usulan pencalonan Ketua Umum Partai Golongan Karya, Jusuf Kalla sebagai calon presiden 2009-2014.

Isu Golkar mengusung Kalla sebagai capres dianggap mampu menjadi alternatif pilihan di Pemilihan Presiden mendatang.

“Dengan adanya Golkar mengajukan calonnya sendiri, hampir bisa dipastikan pilpres akan ada lebih dari satu calon. Menurut saya itu menguntungkan peningkatan kualitas demokrasi,” ujar Hidayat di Jakarta, Rabu (22/4/2009).

Dia juga menilai wajar keputusan Golkar yang memilih berpisah dengan partai Demokrat. Menurutnya, keputusan berpisah itu merupakan pilihan parpol yang didasari alasan tertentu. “Saya kira PKS sebagai parpol yang menghormati asas kebebasan berpendapat dan menghormati kebijakan setiap parpol apakah berkoalisi atau tidak,” sambungnya.

Baginya, yang perlu diperhatikan partai politik soal koalisi adalah mengutamakan kepentingan rakyat diatas kepentingan elit semata. “Bukan sekadar bagi-bagi kekuasaan,” tandasnya.

Ketika ditanya soal koalisi antara PKS dan Demokrat, Hidayat kembali menyerahkan sikap partai itu ke tangan Dewan Majelis Syuro PKS. “Keputusan partai akan ditentukan oleh majelis syuro yang akan melakukan sidang majelis antara tanggal 25 atau 26 April mendatang,” tegasnya.

Hidayat pun tak mau berandai-andai mengenai pencalonan dirinya sebagai calon presiden ataupun calon wakil presiden pendamping Susilo Bambang Yudhoyono. Dirinya, kembali menyerahkan hal itu ke partai berlambang padi emas.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: