Dapet apa C kita dari DA’WAH?

Da’wah (bahasa) adalah menyeru / mengajak, sedangkan da’wah (istilah) adalah seruan dan ajakan pada manusi agar beriman kepada Allah dan kufur
(menolak) apa-apa yang disembah seain Allah.

Fadhilah (keutamaan) Da’wah :
1. Untaian kata terindah
Kalimat dari mulut orang yang menyeru ke jalan Allah lebih berharga dari rangkaian puisi seorang penyair termasyhur sekalipun. (QS. 41:33)

2. Manjauhkan diri dari pemusnahan
(QS. 6:6) dan (QS. 11:17)
Mushlihun adalah orang-orang yang senantiasa melakukan da’wah. Shalihun adalah orang-orang yang baik. Mushlihun dalah orang-orang yang melakukan perbaikan dan berusaha menshalihkan orang lain; da’wah.

3. Mendatangkan PAHALA yang AGUNG.
(QS. An-Nahl:125)
Rasul bersabda : ” Sungguh, jika Allah memberi petunjuk kepada seseorang melalui (usaha da’wah) kamu, maka (pahalanya) bagimu lebih baik dari unta-unta merah.” (Al-Bukhari dan Muslim)
juga : “siapa yang menyeru kepada hidayah maka ia akan memperoleh pahala seperti pahala-pahala orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun.” (Muslim)

4. Mengundang Rahmat Allah.
menyeru manusia untuk melakukan yang makruf dan mencegah yang munkar akan mendatangkan rahmat Allah. (QS. 9:71)
Rasul bersabda : ” Semoga Allah mencerahkan (membahagiakan, merahmati) seseorang yang mendengar dari kami suatu hadits (ajaran islam) menyampaikan kepada orang lain yang (menjadi) lebih paham dari dirinya dan boleh jadi pembawa (penyampai) suatu pemahaman tidak termasuk orang yang faqig” (Shahih Ibnu Hibban).

5. Membersihkan jiwa si da’iyah.
Da’i yang bijak akan selalu melakukan evaluasi terhadap segala gerak langkahnya dalam berda’wah. Evaluasi paling penting sebelum mengevaluasi hal lain dan oranglain adalah melakukan muhasabah terhadapnya dirinya sendiri.

Patokan da’i dalam hal ini adalah firman Allah dalam QS. 13:11 , QS: Al-A’la-14-15 , QS: 29: 69 dan QS : 8:29.

6. Meningkatkan kuantitas orang sholeh.
Sering kita rasakan dan alami dalam kehidupan sehar-hari, ketidak adilan, kecurangan, kesewenang-wenangan, korupsi, dan ketidak jujuran sulit untuk dimusnahkan / dihilangkan. Kemudian terjadilah ironi : Yang jujur selalu tersungkur dan yang adil selalu tersingkir.
Maka, tampilkanlah keberanian untuk selalu konsisten dalam kebenaran sambil melakukan pembenaran yang dapat kita lakukan.
So, jumlah orang-orang yang mau menegakkan kebenaran dengan da’wah memang harus selalu ditambah.

7. Membangun lingkungan baik bagi generasi mendatang.
Seringnya dan banyaknya keluhan dari para orangtua sekarang ini karena kualitas dan kuantitas kejahatan semakin dan menunjukkan peningkatan membuat kekhawatiran akan generasi mendatang. Tidak ada jalan lain selain menggencarkan dan mengefektifkan da’wah dikalangan masyarakat maupun dikalangan pengambil kebijakan. Agar hari-hari kelabu ini berubah menjadi terang penuh kebenaran, keadilan dan keshalihan.
SOOOO, jadi semakin jelaslah bahwa da’wah merupakan ladang investasi yang buahnya bisa dirasakan bukan hanya nanti di akhirat melainkan juga sejak sekaranng, didunia. Mau Ikutan ????? 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: